Orang Orang Baik Penjagamu

Jakarta siang ini panas sekali, walau saya berada di ruangan salah satu coffee shop hits di bilangan Senopati Jaksel.  Jam sudah menunjukkan pukul 10.45, duh saya bisa terlambat untuk janji temu saya dengan salah satu klinik kecantikan di Jaksel, karena terlalu lama berbincang-bincang dengan seorang teman yang bikin waktu itu macam ilusi, alias tidak terasa.

Teman yang selalu berhasil bikin waktu jadi ilusi alias tidak terasa? Ha? Berapa banyak dari kita yang memiliki orang orang seperti itu dalam kehidupan kita? Menyenangkan sekali disaat kita butuh seseorang untuk bercerita melepaskan keresahan yang bikin galau tingkat tinggi sampai bahas obrolan receh tentang seorang teman yang tidak pernah mau kalah dalam hal fashion.  Intinya, seorang teman yang membuat waktu tidak terasa.  Sempurna!

Sambil menikmati treatment korean glowing facial dan sedikit suntikan vitamin C untuk kesehatan tubuh dan kulit…mulai deh pikiran mengajak berkelana memikirkan hal-hal yang baru terjadi.  Tentang teman-teman yang sudah lama saya miliki atau teman-teman baru yang mendadak hadir dikehidupan saya saat ini.  Orang-orang yang membuat saya sering mendadak mellow memikirkan…betapa beruntungnya saya punya mereka.  Saya menyebut mereka orang-orang penjaga saya.  Bagaimana tidak…orang-orang tersebut hadir pada saat saya berpikir saya membutuhkan orang-orang tersebut.  Ada yang menetap lama di kehidupan saya…ada yang cuma mampir sesuai dengan tujuannya.  Ada yang memberi kebahagiaan, atau malah rasa campur aduk yang justru memberikan pelajaran dalam kehidupan.

Yang jelas mereka seperti datang sesuai dengan keinginan dan pilihan hidup yang saya pilih dalam tiap musim kehidupan.  Pernah pada saat saya lagi kesulitan keuangan, tiba-tiba ada orang baik hati yang sebelumnya tidak pernah berbagi hartanya..tiba-tiba memberikan uang 1000usd ke saya, yang mana uang tersebut sangat bermanfaat buat saya saat itu.

Ada yang hadir berbagi cerita hidup dan mengapresiasi saya dengan baik pada saat saya berada si situasi yang merasa menjadi orang yang sangat tidak dihargai dan mempunyai kepercayaan diri yang sangat rendah, di titik terendah kehidupan.  Orang ini membuat saya menemukan kembali kepercayaan diri saya…dan bahwa saya kembali yakin bahwa saya adalah orang yang berharga dan istimewa.

Ada teman-teman baru yang hadir karena saya memang membutuhkan orang-orang  itu sehubungan dengan hobi saya bersepeda, membuat saya berkenalan dengan group peletonan di jalan sudirman dalam kota dan bintaro loop lengkap dengan coach pembimbingnya.

Ada kenalan seorang dokter yang awalnya nutritionist memberi saran untuk program diet saya dan kemudian malah jadi mentor dan penasehat dalam setiap aspek kehidupan saya…luar biasa.

Ada seorang Chef dari salah satu restoran ngetop di bilangan Kemang Jaksel yang kemudian secara sukarela menawarkan diri untuk membantu saya bekerja membangun brand coffee shop yang baru saya rintis dan bersedia memulai dengan bayaran yang jauh lebih rendah dari bayarannya sekarang.  Begitu juga seorang barisata senior yang kemudian menjadi teman saya dalam berdiskusi apapun yang berhubungan dengan bisnis coffee shop saya dari awal berdiri sampai hari ini.

Ada teman baru yang ternyata sering berbagi ilmu trading gratis, sehingga apa yang sudah saya ketahui di dunia saham bertambah ilmunya lebih baik dan sempurna lagi.  Teman-teman yang tiap bertemu mereka, kita berubah menjadi bertambah semangat dan optimis, teman-teman yang menginspirasi.

Yang paling lucu adalah saat tiba-tiba ada seseorang bapak-bapak yang membantu saya untuk instalasi daya listrik di kafe kepunyaan saya, kemudian kita tiba-tiba mengobrol ngalor ngidul dari masalah teknis kapasitas daya listrik untuk perumahan sampai masalah kehidupan.  Agak aneh kemudian karena dia seperti tahu saya sedang ada masalah yang cukup berat saat itu walaupun tidak spesifik menyebutkan masalah apa, macam paranormal.   Saya hari itu seperti mendapatkan Kajian Agama gratis dan privat yang isinya luar biasa, cara dia berbicara juga berbeda tidak seperti penampakannya yang terlihat  lugu dan sederhana.  Apa yang dia sampaikan saat itu sungguh membuat saya berpikir berbeda dan seperti tahu apa yang harus saya lakukan selanjutnya untuk menyelesaikan masalah saya.  Dia seperti kakek sakti yang tiba-tiba hadir di dalam cerita masa kecil saya karangan Hans Christian Andersen yang memberikan petuah-petuah hidup dan doa-doa yang diperlukan dan diamalkan dalam doa Tahajud saya, yang kemudian beberapa masa selanjutnya saya amalkan dan alhamdullilah masalah saya segera menemukan titik terang dan akhirnya selesai.  Nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan!!!  Tapi yang lebih lucu lagi, setelah saat itu, saya masih beberapakali bertemu beliau, tapi herannya kami tidak pernah berbicara lagi seperti hari itu, setiap kita bertemu, hubungan kami betul-betul terasa hanya seperti hubungan sebatas pemberi dan pengguna jasa, hahahahaha!! Aneh? yes, tapi ya sudahlah, yang penting hari itu luar biasa sungguh bermanfaat untuk saya.

Di saat kehidupan kadang terasa sulit, saya selalu merasa bahwa ada orang-orang baik yang menjaga saya dan membuat perasaan saya menjadi lebih nyaman dan membantu sangat membuat khidupan yang mungkin terasa berat menjadi ringan.  Orang -orang ini saya anggap sebagai malaikat pelindung saya sih, ya mungkin terasa lebay sih ya.  Tapi gmana lagi, saya tidak bisa menemukan kata lain yang lebih pas karena memang terasa seperti itu.  Karena mereka terkadang juga bukan seseorang yang kita kenal lama, tapi hanya orang baru yang kadang tetiba hadir dan berbuat baik terhadap kita tanpa ada tujuan apapun selain berbuat baik untuk kita.  Orang-orang yang membantu mempermudah masalah-masalah baik kecil maupun besar yang mungkin hadir dalam kehidupan kita.

Tuhan membantu kita dengan cara Nya.  Di saat kita memutuskan memilih apa yang ingin kita lakukan atas hal-hal yang kita pikir membuat hidup kita akan menjadi lebih baik, hadirlah kemudian orang-orang penjaga ini, sehingga kita seringkali terbantu untuk bisa melaksanakan dan membuat jadi nyata semua tujuan-tujuan hidup yang kadang awalnya masih jadi mimpi, masih sebatas angan-angan.

Tidak terasa sambil membayangkan orang-orang tersebut, mata saya berkaca-kaca, betapa bersyukurnya saya atas nikmat yang diberikan Tuhan buat saya mengirim orang-orang baik dalam tiap musim kehidupan saya yang baik maupun yang buruk.  Termasuk untuk orang-orang yang juga memberikan kesedihan dan luka dalam hidup saya, saya tetap bersyukur semua itu membentuk saya menjadi manusia tangguh sampai hari ini, manusia yang tidak mudah menyerah karena kadang hidup memang tidak melulu lurus dan gampang.  Tapi diluar itu smua, banyak orang-orang baik yang juga menemani saya sehingga semua yang terkadang sulit menjadi mudah.

Hal ini juga menginspirasi saya, disaat  memungkinkan, jadilah seseorang yang mungkin bisa membantu orang lain pada saat hidup mereka sedang dalam kesulitan, karena kita tidak pernah mengerti kapan saat kita butuh orang-orang pelindung itu untuk membantu hidup kita.  Melakukan hal-hal inisiatif berbuat kebaikan tidak akan pernah merugikan, karena kita tidak pernah tahu, bagaimana Tuhan dan alam semesta akan membalas nya dengan hal-hal yang saya yakin jauh lebih menakjubkan dari hal-hal sederhana yang kita mungkin bisa lakukan untuk orang lain.

Please be kind to others, you will never regret for doing so.

Penulis : Heidy Andreyani

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
error: Content is protected !!
WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja!
👋 Hai, Ada yang bisa kami bantu?