BEING YOU – Menjadi Dirimu Yang Apa Adanya

Seseorang pernah berkata kepada saya, “Dibalik sikap manis dan sopanmu ke teman-teman dan lingkunganmu, kamu sebenar-benar nya punya personality yang liar.  Mungkin itu sebabnya kamu selalu tutupi dengan sikap judes kamu? Sikap judes yang  akan membantu untuk meredam keingininanmu merespon dan melakukan hal-hal yang dianggap tidak pantas dilakukan wanita oleh lingkungan sosialmu?”

Kata-kata itu bikin saya termenung berpikir, orang itu pun juga berkata bahwa saya termasuk orang yang rumit, yang mana setelah dipikir lebih jauh mungkin karena saya pada dasarnya betul punya pribadi yang bebas dan liar tapi karena aturan agama, keluarga, dan norma sosial begitu dalam menancap dalam pikiran saya untuk selalu menjadi orang yang baik, orang yang selalu sempurna, orang yang selalu berada dalam norma norma sewajarnya seorang wanita, sehingga saya sering menjadi rumit karena kebingungan akan identitas realita saya yang sebenarnya.

Norma-norma agama dan sosial mungkin tidak akan menjadi masalah selama memang personality kita merestui dan ikhlas melakukan itu sebagai apa adanya kita, tapi begitu banyak hal-hal yang membuat kita melupakan apa adanya diri kita yang sebenarnya.  Ini bukan masalah baik dan buruk, tapi kemudian hal-hal ini di masa depan bisa menyulitkan kita sendiri dalam melakukan sesuatu yang berhubungan dengan apa yang paling diinginkan dalam hidup saat kita berada dalam kesulitan.  Kesulitan-kesulitan tersebut bisa berupa dalam hubungan dengan pasangan, dengan keluarga, atau dengan lingkungan sekitar, juga termasuk diantaranya dalam urusan mendapatkan rejeki , mendapatkan jodoh, pekerjaan dan masih banyak lagi.

Mengenai saya yang dirasa berkepribadian liar tentu saja hal tersebut tidak harus dituruti, banyak aktifitas-aktifitas yang bisa dilakukan untuk bisa memberi ruang untuk kepribadian dan perilaku tersebut.  Olahraga-olahraga yang bersifat kardio bisa jadi pilihan atau sesekali clubbing bersama teman-teman melepaskan kepenatan atau mungkin sekedar hiking ke gunung atau pantai dan berteriak-teriak bebas di alam luas.

Dengan menjadi diri kita apa adanya. kita membuka banyak kemungkinan atas apa yang mungkin terjadi jika kita berada dalam kesulitan, kemungkinan -kemungkinan yang bisa tertutup karena kita sibuk menghabiskan energi untuk menjadi orang lain yang diinginkan lingkungan sekitar kita, sehingga pada saat kita memerlukan energi tersebut untuk hal yang lebih penting yaitu keputusan-keputusan mendasar dalam menghadapi masalah-masalah hidup, energi itu sudah habis terkuras lebih dulu, berakhir kita berada dalam masalah yang bisa tiada berujung, tidak tahu bagaimana akan menyelesaikannya.

Tapi realita yang akan terjadi dalam hidup kita adalah pada saat kita memutuskan kita ingin menjadi seperti apa, sehingga jika dihadapkan pada situasi rumit yang tidak tahu penyelesaiannya, biasakan hati kita untuk memilih.   Memilih untuk menjadi yang diinginkan, apapun itu, pilihlah apa yang dirasa terbenar untuk dilakukan, merasa terbenar untuk menjadi seperti apa dirimu akan.  Dan pada saat kita memilih dan merasakan bahwa hal itu terasa ringan, mungkin memang itulah pilihan terbenar untuk dirimu.

Sebagai wanita yang hidup di Indonesia yang penuh dengan penghakiman atas kesempurnaan sosial agama dan norma-norma lainnya, bisa dipahami jika banyak sekali diantara kita tidak menjadi diri kita yang sebenarnya.  Semua pilihan yang akan dilakukan ada konsekuensi hidup yang mesti ditanggung, tetapi jika memang dirasa sulit, kembalilah untuk bertanya bisa dalam doa atau bertanya kepada alam semesta, apa yang harus dilakukan disaat-saat sulit seperti ini, bagaiamana saya melakukannya?  Lemparkan pertanyaan partanyaan itu dalam doamu atau pada saat merenung sendiri bersama alam semesta.  Tidak perlu berharap untuk mendapatkan jawaban secara instan saat itu juga, tapi jika kita berada di titik berserah, seluruh energi dan doa mu sudah akan mulai merubah duniamu.

Bersabarlah, jawaban itu pasti akan datang seiring waktu.

Penulis : Heidy Andreyani
21 April 2021

 

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
error: Content is protected !!
WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja!
👋 Hai, Ada yang bisa kami bantu?